<aside> 🧠
Jangan cuma suruh AI menjawab. Tutorial ini menunjukkan 5 cara menggunakan ChatGPT dan Claude untuk membongkar cara berpikir, keputusan, kebiasaan, dan blind spot kita sehari-hari. Fokusnya bukan prompt yang rumit, tetapi memberi AI peran yang tidak biasa.
</aside>
Kelima eksperimen ini bisa dilakukan secara percakapan di ChatGPT maupun Claude. Kamu tidak perlu membuat workflow teknis atau memasang tool khusus.
Yang penting adalah memahami perbedaan antara:
Catatan penting: hasil AI adalah analisis berdasarkan informasi yang kamu berikan, bukan pembacaan pikiran atau prediksi masa depan. Untuk keputusan penting, gunakan hasilnya sebagai bahan pertimbangan, bukan sebagai satu-satunya dasar keputusan.
| # | Eksperimen | Yang dilakukan AI | Output |
|---|---|---|---|
| 01 | Interogasi Kamu | Menggali masalah melalui pertanyaan berurutan | Problem yang lebih jelas |
| 02 | Autopsi Keputusan | Mencari penyebab keputusan hipotetis berakhir buruk | Failure map |
| 03 | Bongkar To-Do List | Menguji apakah item benar-benar merupakan pekerjaan | Action yang lebih konkret |
| 04 | Cari Pertanyaan yang Hilang | Mencari pertanyaan penting yang belum kamu ajukan | Blind-spot questions |
| 05 | Simulasi Penyesalan 6 Bulan | Membandingkan dua kemungkinan masa depan | Decision comparison |
Biasanya ketika punya masalah kita bertanya:
“Apa yang harus saya lakukan?”
Masalahnya, AI bisa terlalu cepat memberikan solusi generik.
Kali ini balik prosesnya.
Jangan minta jawaban. Minta AI bertanya.
AI harus mengajukan satu pertanyaan pada satu waktu, menggali jawabanmu, lalu mencari masalah yang sebenarnya berada di balik masalah yang kamu katakan.