Banyak yang pakai Claude tiap hari tapi cuma sampai di satu level: buka chat, ketik prompt, tunggu jawaban. Padahal ada 3 level otomasi yang bisa kamu pakai, dari yang masih kamu jalankan manual sampai yang jalan sendiri tanpa kamu sentuh sama sekali.
Panduan ini isinya cara setup dan cara pakai untuk ketiga levelnya, lengkap dengan contoh nyata.
Kalau kamu kerja kantoran dengan waktu terbatas untuk sisi lain (konten, bisnis sampingan, project pribadi), level otomasi yang kamu pakai menentukan seberapa banyak kerjaan yang tetap jalan waktu kamu lagi sibuk kerja. Level 1 masih butuh kamu buka chat. Level 3 jalan penuh tanpa kamu awasi.
Apa itu: Skill tersimpan yang otomatis aktif kalau permintaanmu cocok sama deskripsinya, atau kamu sebut namanya langsung. Ini level paling dasar, kamu masih yang mulai percakapan.
Cara setup:
Use case yang bisa langsung kamu coba:
Balas DM dan komentar Instagram sesuai brand voice
Skill "Balas DM Sesuai Brand" — deskripsi: "Gunakan untuk membalas DM atau komentar Instagram dengan nada aku/kamu, tanpa kata sangat/tentunya/luar biasa." Tempel isi DM yang masuk, balasannya langsung sesuai gaya kamu, tanpa kamu jelaskan ulang brand voice tiap kali.
Ubah insight mentah jadi ide konten
Skill "Olah Insight jadi Konten" — deskripsi: "Gunakan saat menerima insight mentah dari komunitas, ubah jadi angle konten orisinal lengkap dengan hook dan rekomendasi format." Tempel satu paragraf insight, hasilnya langsung angle dan hook siap pakai, bukan terjemahan mentah.
Ringkas notulen rapat jadi action item
Skill "Notulen ke Action Item" — deskripsi: "Gunakan untuk mengubah catatan rapat jadi daftar tugas dengan penanggung jawab dan deadline." Tempel notulen kasar, hasilnya langsung checklist siap dibagikan ke tim.